Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, Peristiwa dalam Islam yang Penuh Makna

Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, 

Peristiwa dalam Islam yang Penuh Makna


Sidoarjo - Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga biasa disebut dengan Maulid Nabi atau Maulud. Di mana umat muslim memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Maulid Nabi Muhammad SAW digelar sebagai bentuk penghormatan dan wujud rasa cinta umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, Maulid Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW 
Nabi Muhammad SAW diyakini lahir pada 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah. Nabi Muhammad SAW lahir dari seorang Ibu yang bernama Ibu Aminah binti Wahab bin Abdu Manaf sebagai anak yatim. Sedangkan ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib meninggal dalam perjalanan niaga dari Syam ketika singgah ke tempat saudara ibunya di Yatsrib. Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW atau kelahiran Nabi juga disebut sebagai tahun Gajah karena saat itu Abrahah, penguasa Yaman ingin menghancurkan Ka’bah sebagaimana yang tertulis dalam Surah al-Fil (105). 

Pada saat peristiwa itulah Nabi Muhammad SAW lahir, tepatnya pada 571 M. Saat itu, pasukan gajah Abrahah gagal menghancurkan Ka’bah setelah kawanan burung Ababil dari berbagai penjuru datang membawa batu-batu dari tanah yang terbakar. Batu-batu itu ditimpakan ke kepala bala tentara Abrahah untuk menghancurkan pasukan Abrahah yang hendak menyerang Ka’bah. Selain itu, kisah Maulid Nabi Muhammad SAW juga diiringi dengan beberapa peristiwa lainnya. Seperti terhimpitnya jazirah Arab oleh dua imperium besar, yakni Romawi dan Persia.

Keduanya memperebutkan wilayah Hijaz di Timur Tengah yang waktu itu belum terkuasai. Di momen kelahiran Nabi Muhammad SAW, istana Kisra berguncang hingga 14 ruangannya runtuh dan api di negeri Persia yang selalu disembah kaum Majusi padam seketika. Padahal, api itu telah menyala selama 1.000 tahun. Hal itu diyakini bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW memang membawa kemakmuran dan sebagai cahaya penerang di tengah-tengah banyaknya kegelapan kaum jahilyah dan menandai kemunculan penyampai pesan "ketuhanan" di tengah impitan imperium Romawi dan Persia.


Posting Komentar untuk "Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, Peristiwa dalam Islam yang Penuh Makna"