Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja

 Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja 


Sidoarjo - Kesehatan mental adalah bagian yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara menyeluruh. Orang tua punya peran penting dalam mendukung kesehatan mental buah hatinya. Mengasuh dan merawat anak dengan penuh kasih sayang sama dengan membangun pondasi yang kuat bagi anak, agar ia dapat mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang dibutuhkannya untuk hidup bahagia, sehat, dan sejahtera.


Berikut adalah tanda beberapa gejala atau penyakit mental yang mungkin terjadi pada anak remaja :

1. Perubahan Perilaku

Ini merupakan tanda munculnya penyakit mental pada anak yang tergolong mudah disadari melalui aktivitas sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah. Ketika anak menjadi lebih sering bertengkar, cenderung kasar, hingga berkata kasar yang menyakitkan orang lain padahal sebelumnya tidak, perlu dicurigai. Tak hanya itu saja, mungkin juga melihat perubahan perilaku anak seperti menjadi lebih mudah marah dan merasa frustasi.

2. Perubahan mood

Tanda penyakit mental lainnya adalah mood atau suasana hati anak yang berubah secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa berlangsung sebentar hingga dalam jangka waktu yang tidak menentu. Tentunya, hal ini bisa mengakibatkan masalah pada hubungan dengan keluarga serta teman sebaya. Ini merupakan gejala umum dari depresi, ADHD, hingga kelainan bipolar.

3. Kesulitan berkonsentrasi

Anak-anak yang menderita gangguan mental, cenderung sulit fokus atau memperhatikan dalam waktu yang lama. Selain itu, mereka juga memiliki kesulitan untuk duduk diam dan membaca. Tanda penyakit mental yang satu ini dapat menyebabkan menurunnya performa di sekolah juga perkembangan otaknya.

4. Penurunan berat badan

Gangguan mental juga dapat memengaruhi kondisi fisik anak? Tak hanya karena penyakit fisik, berat badan yang menurun drastis juga bisa menjadi tanda penyakit mental anak. Gangguan makan, stress, hingga depresi dapat menjadi penyebab anak kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah yang berkelanjutan.

5. Menyakiti diri sendiri

Pada saat anak sering mengalami kekhawatiran serta rasa takut berlebih. Perasaan ini dapat berujung pada keinginannya untuk menyakiti diri sendiri. Biasanya, ini menjadi akumulasi dari perasaan stress serta menyalahkan diri sendiri karena gangguan mental juga mengakibatkan anak sulit mengelola emosi. Ini juga menjadi tanda gangguan mental pada anak yang perlu dicermati karena tidak menutup kemungkinan berujung pada percobaan bunuh diri.

6. Munculnya berbagai masalah kesehatan

Penyakit atau gangguan mental juga dapat ditandai dengan masalah pada kesehatannya, misal anak mengalami sakit kepala dan sakit perut yang berkelanjutan.

7. Perasaan yang intens

Anak-anak kadang menghadapi perasaan takut yang berlebihan tanpa alasan. Tanda gangguan mental pada anak ini seperti menangis, berteriak atau mual disertai dengan perasaan sangat intens. Perasaan ini pun dapat menyebabkan efek seperti kesulitan bernapas, jantung berdebar atau bernapas dengan cepat. Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.


Ciri-ciri Kesehatan Mental Yang Baik

Anak remaja dengan kesehatan mental yang baik seringkali memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Merasa lebih bahagia dan lebih positif tentang diri mereka sendiri dan menikmati hidup

2. Bangkit kembali dari kekesalan dan kekecewaan

3. Memiliki hubungan yang lebih sehat dengan keluarga dan teman

4. Melakukan aktivitas fisik dan makan makanan yang sehat

5. Terlibat dalam kegiatan

6. Memiliki rasa pencapaian

7. Bisa bersantai dan tidur nyenyak

8. Merasa nyaman di komunitas mereka


Upaya Menjaga Kesehatan Mental bagi Remaja

Berbicara dari hati ke hati dengan anak remaja tentang kondisi dan kesehatan mentalnya adalah langkah awal yang perlu dilakukan sebagai orangtua. Jika mengkhawatirkan kesehatan mental anak, mulailah dengan mengajaknya berbicara. Berbicara dengan anak tentang bagaimana perasaan mereka menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dan bahwa sebagai orangtua, peduli. Selain itu, anak juga mungkin memerlukan bantuan untuk mendapatkan dukungan profesional.


Berikut adalah beberapa ide untuk mendorong anak remaja berbicara tentang perasaan mereka :

- Katakan bahwa bahkan orang dewasa pun memiliki masalah yang tidak dapat mereka selesaikan sendiri. Tunjukkan bahwa lebih mudah untuk mendapatkan bantuan jika memiliki dukungan orang lain.

- Beri tahu anak bahwa bukan hal yang aneh jika anak muda merasa khawatir, stress, atau sedih. Juga beri tahu mereka bahwa membuka pikiran dan perasaan pribadi bisa menakutkan.

- Beri tahu anak bahwa membicarakan suatu masalah sering kali dapat membantu meletakkan segala sesuatunya ke dalam perspektif dan membuat perasaan menjadi lebih jelas. Seseorang dengan pengalaman yang lebih banyak atau berbeda – seperti orang dewasa – mungkin dapat menyarankan opsi yang belum terpikirkan oleh mereka.

- Sarankan beberapa orang lain yang dapat diajak bicara oleh anak Anda jika mereka tidak ingin berbicara dengan Anda – misalnya, bibi atau paman, teman keluarga dekat, pelatih olahraga atau pemuka agama terpercaya, orang yang lebih tua atau dokter umum.

- Beri tahu anak Anda bahwa berbicara dengan dokter umum atau profesional kesehatan lainnya bersifat rahasia. Para profesional ini tidak dapat memberi tahu orang lain, kecuali mereka mengkhawatirkan keselamatan anak Anda atau keselamatan orang lain.

- Tekankan bahwa anak Anda tidak sendirian. Anda akan berada di sana kapan pun mereka siap untuk berbicara.


Posting Komentar untuk " Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja "